Monday, August 12, 2013

Pengenalan alat laboratorium dan pengunaannya

lebih baik kita mengenal alat2 apa saja yang ada di laboratorium biar g bingung kalau sudah masuk hehe

  1. mikroskop 
alat ini merupakan alat yang sangat dibutuhkan di laboratorium dan sangat penting dalam mengamati benda yang berukuran mikro

jenis-jenis mikroskop :
1.1. Mikroskop medan terang
medan yang mengelilingi preparat kelihatan terang, sedangkan objek yang sedang diamati tampak lebih gelap dari latar belakangnya. hal ini disebabkan cahaya dari suatu sumber masuk melalui sistem lensa tanpa perubahan hingga medan yang terang. lensa kondensor memusatkan cahaya pd preparat, berkas cahaya dlm kerucut cahaya langsung menembus lensa objektif untuk bentuk latar belakang. berkas cahaya menjadi bengkok dan membentuk bayangan objek.bayangan diperbesar lensa okuler.

1.2. Mikroskop medan gelap
spesimen terlihat gelap dengan latar belakang terang, terlihat latar belakang yang gelap dengan spesimen terang. kondensor khusus yang memiliki sudut apertura lebih besar dari lensa objektif. cahaya yang masuk ke dalam lensa objektif hanya cahaya yang didifraksikan oleh spesimen sehingga spesimen akan terlihat terang dengan latar belakang gelap.

 
  1.3. Mikroskop fase kontras
cahaya yang masuk melalui suatu spesimen dibanding indeks refraksinya. terdapat modifikasi lensa, sehingga perbedaan derajat terang tembus dari struktur sel dengan lingkungan sekitarnya lebih jelas. modifikasi lensa terdapat pada kondensor dan lensa objektif.


1.4. Mikroskop ultra violet
kekuatan daya pisah mikroskop dapat ditingkatkan dengan mengunakan cahaya bergelombang pendek yaitu ultra violet (200-400nm). beberapa bahan kimia dapat mengabsorpsi sinar U.V. dan dipantulkan kembali sbg cahaya bergelombang lebih panjang. bahan tersebut fluoresein dan akridin.
1.5. Mikroskop Elektron 
nah yang lagi heboh dan canggih saat ini yaitu mikroskop elektron biasanya mikroskop ini dapat ditemui di instansi2 penelitian. mikroskop ini mengunakan gelombang elektromagnetik yang mempunyai panjang 0,04nm selain itu spesimen harus kering dan sangat tipis (<100nm ). elektron bekerja pada keadaan "hampa udara" dan kemampuan penetrasinya sangat rendah. jenis mikroskop elektron:
  • Scanning elektron microscope (SEM) - SEM tidak mengunakan gelombang cahaya, tetapi mengunakan partikel elektron untuk memperbesar objek sampai 2 juta kali.

  • Transmission Elektron Microscope (TEM) - TEM mengunakan partikel elektron tetapi tidak hanya scan permukaan objek saja, tetapi dapat menembus lapisan dalam objek. 


bagian2 mikroskop medan terang 
  • lensa objektif : perbesaran 4,10,40, dan 100 kali. terdapat pada revolver yang diputar yang dapat diperbesar 
  • lensa okuler : lensa dekat mata, perbesaran 10,12,dan 15 kali
  • cermin: terdiri 2 jenis cermin yaitu cermin datar dan cermin cekung. cermin untuk menangkap cahaya dan memantulkan cahaya dari sumber cahaya ke kondensor.
  • diafragma : berguna untuk mengatur besar kecilnya lubang yang dilalui cahaya, jadi dengan mengunakan lever diafragma dalam mengatur jumlah cahaya yang masuk.
  • kondensor: terletak di bawah pentas (stage) yang mengandung 2 set lensa berfungsi mengumpulkan cahaya dan memfokuskan cahaya yang masuk dari sumber cahaya yang masuk ke dalam lensa. pengaturan intensitas cahaya dilakukan dgn menaikkan atau menurunkan kondensor.kaki mikroskop agar dapat berdiri tegak 
  • pemegang: pegangan yang berhubungan dengan kaki
  • pentas(stage) : tempat meletakan objek
  • tubus : bagian tempat lensa okuler dan objektif terpasang
  • makrometer : alat pengatur kasar
  • mikrometer : alat pemutar halus
  • pengatur kondensor : alat pengatur turun naiknya kondensor
  • revolver : alat pengatur pengunaan lensa objektif
cara mengunakan mikroskop 
  1. mikroskop diletakan di tepi meja pada jarak terdekat dengan pemakai yang memudahkan untuk melakukan pengamatan 
  2. preparat yang diamati diletakkan pada meja preparat mikroskop 
  3. diafragma iris dibuka penuh dan kondensor dinaikkan 
  4. sisi datar cermin mikroskop diatur demikian rupa sehingga sumber cahaya terlihat pada lensa bagian atas kondensor yang akan tampak melalui lubang pada meja preparat
  5. pada awal pengamatan, lensa yang digunakan adalah lensa objektif berkekuatan rendah. setelah lensa objektif terletak pada posisi yang diinginkan, dengan tombol pengatur kasar naikan meja preparat sampai cukup dekat dengan lensa kira2 4mm.
  6. dengan melihat melalui lensa okuler , lensa objektif perlahan-lahan dengan pengatur halus sampai bayangan terlihat jelas secara perlahan.
  7. atur cahaya melalui diafragma untuk mendapatkan penyinaran yang baik dan bayangan terlihat jelas.
perbesaran (Magnifikasi)
3 lensa objektif pada mikroskop titik fokus 16mm yang kekuatan perbesaran 4x atau 10x, lensa 4mm berkekuatan pembesaran lebih tinggi 40 s/d 45x, dan lensa minyak imersi 100x 
                                  magnifikasi                     lensa okular                      total magnifikasi
skanning                            4x                               10x                                       40x
perbesaran rendah             10x                             10x                                       100x
perbesaran tinggi                40x                             10x                                       400x

Daya pisah 
Daya pisah ialah kemampuan untuk membedakan dua titik yang berdekatan sebagai titik yang jelas dan terpisah. 
hubungan antara daya pisah, gelombang cahaya dan NA ialah : 

d =  λ/2NA

d = daya pisah
x = panjang gelombang cahaya antara spesimen dan lensa objektif
NA = n  sin α
0 = 1/2 kali sudut apertura (oc)
n = indeks refraksi 

makin kecil d, makin besar kekuatan daya pisah suatu mikroskop. salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan daya pisah mikroskop ialah dengan menaikkan indeks refraksi antara spesimen dan objektif. 
minyak imersi dapat meningkatkan daya pisah.

 b. teknik pengunaan minyak imersi
  1. bersihkan lensa okuler dengan kain halus 
  2. tempatkan meja objek pada posisi datar 
  3. naikkan kondensor sampai menyentuh meja objek
  4. letakkan 1 tetes minyak imersi di atas kaca objek 
  5. lensa objektif 100x diturunkan dengan pengatur kasar sehingga menyentuh minyak imersi 
  6. fokus diatur dengan pengatur halus 
  7. kontras bakteri dengan sekelilingnya diperoleh dengan mengatur diafragma

pengambaran spesimen 

  1. pergunakan pensil agar dapat diperbaiki 
  2. semua gambar harus jelas dan dilengkapi dengan keterangan dan perbesarannya 
  3. label harus diluar lingkatan 
prosedur penanganan dan pemeliharaan mikroskop
  1. mikroskop hendak dibawa dalam posisi tegak dengan dua tangan 
  2. dasar dan tubuh mikroskop harus bersih dari debu dengan menyelubungi mikroskop dengan plastik bila tidak digunakan
  3. hindari mikroskop dari benturan 
  4. kertas halus atau kapas yg dibasahi dengan xylol lensa objektif dibersihkan dari minyak imersi dan preparat yang telah selesai dibersihkan dengan alkohol 
  5. lensa jangan disentuh dengan tangan 
  6. bersihkan lensa objektif, lensa tidak perlu dilepaskan dari tempatnya 
  7. bekerja dengan objektif minyak imersi mikroskop jangan dimiringkan.
  8. jangan melakukan penyetelan mikroskop secara paksa
  9. jangan menukar lensa objektif atau lensa okuler satu dengan lainnya 
  10. lensa okuler dibersihkan dengan cara menyeka lensa tersebut dengan kertas halus yang dibasahi aquades
  11. lensa objektif berkekuatan rendah dipasang bila mikroskop tidak dipergunakan
  12. mikroskop telah digunakan, disimpan dalam kotak setelah diselubungi plastik yang tersedia, serta penyerap kelembapan (silica gel) yang selalu tersedia dalam kotak. kemudian simpan kotak tersebut dalam lemari.
troubleshooting 
  1. image terlalu gelap : atur diafragma, pastikan lampunya menyala 
  2. ada gangguan kotoran di bidang pengamatan 
  3. tidak dapat melihat apapun pada perbesaran tinggi 
  4. pengamatan hanya terlihat separuh luas bidang pengamatan 
Autoklaf 
autoklaf adalah alat untuk mensterilkan berbagai macam alat dan bahan yang digunakan dalam mikrobiologi mengunakan  uap air panas bertekanan. tekanan pada umumnya 15 Psi atau sekitar 2 atm dan suhu 121˚C (250˚F). jadi tekanan yang bekerja ke seluruh permukaan benda adalah 15 pon tiap inchi2 (15 Psi = 15 pounds per square inch). lama sterilisasi yang dilakukan biasanya 15 menit untuk 121˚C.


prosedur pengunaan autoclave untuk sterilisasi :
  1. isilah bagian dasar autoclave dengan aquades, hingga batas tertentu
  2. tutup sekat yang berlubang-lubang antara bagian dasar dan bagian atas autoclave
  3. masukkan bahan-bahan yang akan disterilkan 
  4. tutup autoclave tersebut dengan seksama dan serapa mungkin, aturlah pengatur tekanan agar tekanan sesuai dengan yang diinginkan 
  5. bukalah katup udara agar uap air dapat mengusir udara yang ada didalam autoclave pada saat pemanasan 
  6. letakan power switch pada posisi on 
  7. apabila suhu telah mencapai 100C tutuplah katup udara untuk meningkatkan tekanan uap di dalam autoclave
  8. perhatikan kenaikan suhu atau tekanan uap apabila telah mencapai 121 C atau tekanan 1,1 kg/cm2. sterilisasi dihentikan 15 menit setelah suhu atau tekanan uap mencapai batas tertentu
  9. untuk mengeluarkan bahan yang disterilkan : 
  • posisikan power swicth pada posisi off 
  • tunggulah hingga tekanan uap turun 
  • bukalah katup udara 
  • bukalah tutup autoclave dengan hati2. jagalah agar uap panas dari autoclave tidak menyembur pada wajah atau lengan saudara
10. keluarkan bahan-bahan yang disterilkan dari dalam autoclave, media agar miring diletakkan pada posisi miring dengan mulut tabung reaksi lebih tinggi, biarkan hingga dingin dan memadatkan 


inkubator 
inkubator adalah alat untuk menginkubasi atau memeram mikroba pada suhu yang terkontrol. suhu waktu kontrol pada inkubator berkisar 5-70 C 






Laminar bench 
alat untuk melindungi produk, pekerja, dan lingkungan luar dari penyebaran mikroba. tipe yang ada mempunyai sistem resirkulasi udara ke ruangan 
 
Teknik pengunaan laminar bench:
  •  jangan simpan barang terlalu penuh di dalam laminar bench 
  • lokasi bench sebaiknya jauh dari pintu, tidak sebagai area lalu lintas orang
  • sistem exhaust tidak tertutup 
  • sebaiknya mengurangi sebanyak mungkin gerakan tangan keluar masuk 
  • desinfeksi sebelum dan sesudah pengunaan dengan mengunakan alkohol 70%
  • BSC harus selalu bersih dan tidak ada barang yang ditinggalkan, agar pekerja lain akan dapat mengunakannya 

Cawan petri untuk membiakan (kultivasi) mikroorganisme










Tabung reaksi untuk uji2 biokimiawi dan menumbuhkan mikroba

Tabung durham untuk menampung / menjebak gas yang terbentuk akibat metabolisme pada bakteri yang diujikan 

Jarum Ose untuk memindah biakan  untuk ditanam / ditumbuhkan ke medium baru 

Bunsen untuk memanaskan mikroorganisme supaya dapat hasil yang baik


sekian perkenalan alatnya kalau ada kesalahan tolong dikoreksi sama pembaca :) saya cman iseng mengisi waktu luang dengan mengetik ulang dari mata kuliah yang saya pernah dapat semoga bermanfaat  










No comments:

Post a Comment